Kamu Berhasil Sayang! Bisakah Kau Lakukan Ini Tiap Hari?

gambar : waspada.co.id
Kita hidup di dunia ini tidak bisa memungkiri bahwa semua sudah digariskan untuk dipasang-pasangkan, sudah ditakdirkan untuk saling melengkapi, dan juga sudah diharuskan untuk saling berbagi. Entah kepada siapapun atau kepada apapun itu. Karena sebagai muslim yang taat, pantasnya perbuatan-perbuatan baik tersebut harusnya terus menerus dilakukan agar kualitas keimanan kita semakin dekat di hadapan Allah SWT.

Terlebih salah satu sunahnya Allah untuk keperluan hidup berdampingan bagi umat muslim adalah menikah. Karena sudah banyak ayat yang menjelaskan tentang sebuah pernikahan. Salah satunya yakni :

“ Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir ”. (QS. Ar-ruum (30);21)

Dari ayat tersebut sudah dijelaskan, bahwa keperluan hidup memang berkebutuhan saling berpasang-pasangan untuk tujuan melengkapi hidup bersama. Dan juga memiliki keturunan, melaksanakan sunnah Rasulullah serta menjalankan kewajiban pada umumnya.

Akan tetapi tidak dapat dipungkiri, bahwa setelah melaksanakan perkawinan pasti tidak semulus yang dirancang dan dibayangkan sebelumnya. Yang bisa dipastikan setiap kaum atau setiap orang yang melakukan perkawinan, pasti menemukan permasalahan yang terjadi di alam rumah tangganya, dan itu sangatlah lumrah. Karena dari situlah permasalahan yang semakin dinamis menjadikan sebuah keluarga semakin harmonis.

Selain itu juga, banyak sekali pengorbanan seorang suami atau seorang istri demi dicapainya surga untuk berdua serta dicapainya kebahagiaan dalam rumah tangga. Tak jarang suami atau istri berbohong untuk membuat pasangannya bahagia dan bangga dengan dirinya. Terlepas setelah berbohong, dia menderita atau malah memberikan kisah hikmah yang bisa dijadikan pelajaran kita semuanya.

Seperti contoh di bawah ini, ada sepasang suami istri yang sangat memilukan cerita hidupnya namun bisa kita jadikan sebuah pelajaran untuk kedepannya. Bahwa tidak ada kecintaan yang lebih, terlebih hanya kecintaan terhadap Sang Maha Cinta. Cerita ini berawal ketika ada seorang istri memberikan tantangan kepada suaminya untuk hidup tanpa dirinya. 

Dia meminta kepada suaminya untuk tidak ada komunikasi sama sekali diantara mereka selama sehari. Si istri berkata kepada suaminya itu, “ Bila kamu bisa melewati itu, aku akan mencintaimu selamanya”. Dan… sang suami pun setuju…. Dia tidak sms / telpon istrinya seharian. Tanpa dia ketahui bahwa istrinya hanya memiliki 24 jam untuk hidup, karena dia terkena kanker.. Keesokan harinya sang suami itu pulang kerumah. Air matanya pun tiba-tiba menetes melihat istrinya sudah terbaring dengan surat di tangan yang bertuliskan “ Kamu Berhasil Sayang, bisakah kamu lakukan itu setiap hari...?? ” I LOVE YOU.. “ Don’t Ever lost contact with someone you love, you’ll never know what’s gonna happen the next day, or the day after that..

Pada kisah ini kita bisa belajar banyak hal dan kita bisa mengambil secuil hikmah dari kisah yang sangat tragis ini. Bahwa jangan cintai seseorang setinggi langit karena langit bisa runtuh, jangan cintai seseorang sedalam lautan karena lautan bisa surut, jangan cintai seseorang sebesar dunia karena dunia bisa hancur. 

Cukup cintai seseorang seujung kuku, walau kecil, dan selalu dipotong, ia akan selalu tumbuh. subhanallah... Semoga kita senantiasa meraih kebahagiaan dan keberkahan suami istri yang sakinah, mawaddah, warahmah, dianugerahi keturunan yang soleh dan solihah. Di dunia sejahtera dengan harta yang berlimpah dan penuh keberkahan, di akhirat masuk surga firdaus atas ridzo Allah SWT. Aamiin .....
Oleh : Lukman. H  /  Arbamedia
Sumber : id.eventbu.com

Artikel Terkait