3 Tali Ikatan Setan yang Membelenggu Manusia Pada Malam Hari

image: globe-views.com
Kebesaran Allah SWT menciptakan malam dan siang supaya setiap insan mampu menilik hikmah dibalik itu semua. Ketika malam hari tiba, waktu istirahat telah menjadi rutinitas lazim bagi setiap hamba Allah untuk menstimulasi kembali energi tubuh mereka, agar keesokan harinya dapat melakukan aktivitas dengan giat dan penuh semangat.

Tidur dan bangun merupakan tanda kekuasaan Allah yang menyerupai kebangkitan setelah mati. Bangun dari tidur, mengibaratkan sebuah permulaan setelah adanya kekosongan, kemudian membuka lembaran baru setelah melewati malam yang sunyi. Itulah yang dilalui manusia pada setiap harinya.

Namun di sela-sela malam hari sebelum dapat terbangun dari tidur, setan mencoba untuk menanamkan tali ikatan yang begitu kuat agar manusia lalai dan  malas untuk melakukan amal baik yang diridhoi oleh Allah SWT. Ikatan setan ini  bagaikan kegelapan yang menyelimuti  mereka supaya berbuat ingkar akan tuntunan agama.

Tentunya bagi orang mukmin dianjurkan untuk bangun dari tidur lebih awal, supaya mereka mampu menghiasinya dengan amalan sunah yang dianjurkan. Atau paling tidak mereka mampu bangun sebelum fajar, sehingga dapat menunaikan ibadah fardhu, yaitu shalat Subuh.

Maka di situlah tujuan setan membelenggu manusia dengan ikatan kuat ini, agar tak dapat mengerjakan perintah-perintah Allah SWT. Pasukan setan pun membawa tiga ikatan yang diletakkan pada ubun-ubun atau tengkuk kepala seseorang. Dengan ikatan itu, Setan mengelabui pikiran manusia dengan membawa bisikan yang membuat tertidur pulas, hingga lupa waktu subuh. Pada akhirnya membuat seseorang malas untuk mengerjakan amal ibadah di siang harinya. Na’udzubillahi Mindzalik...!!!

Berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah R.A, bahwasannya Rasulullah SAW bersabda : 


‘’ Setan mengikat tengkuk kepala seseorang dari kalian saat dia tidur dengan tiga tali ikatan, dan syaitan mengikatkannya sedemikian rupa, sehingga setiap ikatan diletakkan pada tempatnya. Lalu (dikatakan) kamu akan melewati malam yang sangat panjang maka tidurlah dengan nyenyak. Jika dia bangun dan mengingat Allah maka lepaslah satu tali ikatan

‘’ Jika kemudian dia berwudhu maka lepaslah tali yang lainnya, dan bila ia mendirikan shalat lepaslah seluruh tali ikatan, Dan pada pagi harinya ia akan merasakan semangat dan kesegaran yang menenteramkan jiwa. Namun bila dia tidak melakukan seperti itu, maka pagi harinya jiwanya merasa tidak segar dan menjadi malas ‘’ (H.R Imam Bukhari / Hadits no. 1074)

Dari apa yang telah disabdakan Rasulullah SAW tersebut, dapat diketahui bahwa setan akan selalu menggoda manusia dari berbagai sisi, hingga sampai hari kiamat kelak. Namun dibalik upaya godaan setan itu, tentunya Allah SWT telah melapangkan  jalan keluar bagi setiap orang yang berpegang teguh dalam menjalankan perintah-Nya.

Terkait tiga ikatan tali setan yang tertanam dalam tengkuk kepala manusia saat mereka tidur malam hari, maka Rasulullah SAW telah memaparkan bagaimana cara untuk melepaskan satu persatu ikatan tali tersebut :

1. Jangan Lupa Untuk Berdzikir
Mengingat selalu akan kebesaran Allah SWT dengan tak lepas untuk berdzikir kepada-Nya, maka perlindungan Allah pun akan selalu menyertai. Bagi setiap orang mukmin yang selalu memanjatkan pujian kepada-Nya, maka di waktu bangun dan tidur akan selalu terjaga dari rayuan setan terkutuk.

Seorang ahli dzikir, tentu akan lebih peka terutama saat menemukan kejanggalan dalam benak pikiran mereka ketika hendak terbangun dari tidur. Karena dalam menjalani kehidupan sehari-hari, ia juga tak lepas dari mengingat Allah SWT. 

Nah, Jika terdapat ikatan tali yang sudah ditancapkan setan untuk berusaha merayu, maka kemudian akan menyuruh bermalas-malasan serta membisikinya bahwa “ Waktu tidur masih panjang, Tidurlah dengan nyenyak.........”

Sepintas orang beriman itu akan memanjatkan dzikir kepada Allah SWT, maka lepaslah satu tali ikatan setan tersebut. Sehingga rayuan setan tak mempan untuk mengelabui pikiran seseorang.

2. Seusai Bangun Tidur, Maka Cepatlah Berwudhu
Menjaga diri agar tetap suci dan tak lepas dari wudhu merupakan salah satu kebiasaan baik yang perlu diterapkan. Mengapa demikian…?, Terutama seusai terbangun dari tidur malam hari, maka segeralah berwudhu guna memerangi rasa malas. Karena dengan bersuci, tentu setan pun tak mampu menggoda untuk kembali memperpanjang waktu tidur. 

Hal demikian memang disandarkan pada ikatan tali setan yang ke-dua. Jika ikatan tali pertama dapat dipatahkan dengan berdzikir, setan pun masih memiliki ikatan tali yang ke-dua. Yakni membuat manusia agar tidak lekas berdiri untuk mengerjakan amal ibadah.

Maka lepaskanlah ikatan tali kedua itu dengan bersuci, sehingga akan membuat raga dan jiwa tetap dalam kondisi bersih dari hadas. Dengan begitu, setan pun tak mampu menggoda karena ikatan tali yang tertanam telah terputus.

3. Sesudah Bersuci, Maka Shalatlah
Begitu ikatan tali kedua sudah terlepas, setan masih saja memiliki kesempatan untuk menggoda manusia. Yakni dengan menggunakan ikatan tali terakhir supaya manusia beriman menggampangkan waktu shalat. 

Bilamana pada waktu sepertiga malam terakhir sudah bangun, maka hendaknya kerjakanlah shalat malam. Sehingga semua ikatan tali yang ditancapkan setan terlepas semua. Karena sebenarnya setan enggan melihat manusia yang mengerjakan amalan-amalan sunah di malam hari.

Namun jika terbangun sebelum fajar atau tepat akan masuknya waktu shubuh, maka segeralah beranjak mengingat Allah, bersuci, dan menunaikan shalat fardhu. Dengan demikian, ikatan tali setan tak mampu membelenggu pikiran dan hati untuk bermalas-malasan. 

Jika semua itu sudah diterapkan, maka Allah SWT akan memberikan rasa semangat dan kesegaran yang menentramkan jiwa. Semangat dalam mengerjakan segala perkara yang dapat menuntun pada kebaikan, akan menjadikan seseorang beribadah dengan sepenuh hati, serta melakukan aktivitas sehari-hari dengan penuh keceriaan. Itu semua karena Sang Pencipta alam semesta sudah memberikan anugerah berupa kesegaran jiwa.

Sebaliknya, Jika manusia enggan menerapkan tiga perkara pemutus ikatan tali setan ini, maka setan akan mengajak untuk bermalas-malasan, terlebih dalam mengerjakan perintah-perintah Allah SWT. Alhasil, setan sudah berhasil memengaruhi pikiran dan hati manusia supaya membelok pada tuntunan Agama.
Artikel Terkait